Timnas Krosia Bertekad Catat Prestasi Terbaik di Piala Dunia 2018

Di ajang piala dunia 2018 Rusia, timnas Krosia bertekad catat prestasi terbaik. Kroasia pernah mencatat prestasi terbaiknya di Piala Dunia dengan finis ketiga pada 1998. Di Piala Dunia 2018, Kroasia berhasrat untuk melampaui prestasi itu.

Dua puluh tahun silam, Kroasia membuat kejutan dengan melaju hingga ke semifinal. Melainkan mereka gagal ke final sesudah dikalahkan Prancis, regu yang akibatnya keluar sebagai jawara.

Kroasia kemudian memenangi lomba perebutan tempat ketiga melawan Belanda. Davor Suker dan rekan satu timnya menang 2-1 atas regu Oranje. Itu jadi prestasi terbaik regu nasional Kroasia di Piala Dunia sesudah lepas dari Yugoslavia. Dan di Piala Dunia 2002, 2006, dan 2014, Kroasia segera tersingkir di fase grup.

Timnas Krosia Bertekad Catat Prestasi Terbaik di Piala Dunia 2018

Timnas Krosia Bertekad Catat Prestasi Terbaik

Kali ini di Piala Dunia 2018 Rusia, timnas Krosia bertekad catat prestasi terbaik. Kroasia memutus catatan buruk penampilan piala dunia dengan lolos ke babak 16 besar. Luka Modric dan rekan setimnya pun melalui fase grup dengan meyakinkan. Tergabung di Grup D bersama Argentina, Nigeria, dan Islandia, timnas Kroasia sukses lolos dengan status sebagai jawara grup.

Tim arahan Zlatko Dalic itu melaju dengan sempurna dengan membukukan tiga kemenangan, termasuk atas Argentina dengan nilai 3-0. Tentunya tidak ada yang mengira tim sekelas Argentina bisa dikalahkan dengan skor telak oleh Kroasia. Banyak bettor atau penjudi bola online yang kecewa dengan hasil tersebut dan pastinya kalah taruhan di situs judi bola daftar-judionline.

Bukan suatu hal baru tentunya di Indonesia bermain judi bola online. Memang dengan adanya ajang sepak bola terbesar dan paling bergengsi ini, banyak orang yang ingin mendapatkan keuntungan sekaligus membela timnas favoritenya.

Kini Kroasia telah ditunggu Denmark di babak 16 besar yang akan dimainkan di Nizhny Novgorod Stadium, Senin (2/7/2018) dini hari WIB. Kalau bisa melalui hadangan Denmark, Kroasia akan menghadapi jawara dari lomba antara Spanyol dan Rusia.

Kesuksesan di 1998 itu diakui gelandang Kroasia Ivan Rakitic menjadi semangat untuk timnya. Melainkan Rakitic juga meyakini bahwa Kroasia dikala ini bisa menuliskan sejarah baru. Kami tahu regu dari 1998 luar biasa, mereka segala idola kami dan mereka menampilkan jalan untuk tiap-tiap regu Kroasia selanjutnya, kata Rakitic seperti dikutip BBC.

Melainkan kami mesti melupakan soal itu dan menuliskan cerita kami sendiri di turnamen ini. Kalau tak ada halangan, kami bisa meraih hasil yang sama, atau pun lebih, ucapnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *